Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Himbau Siswa SMK KAL-1 Jauhi Kenakalan Remaja

Surabaya, (25/07) | Dalam rangka meminimalisir kenakalan remaja khususnya di wilayah Polres Pelabuhan  Tanjung Perak,  AKBP Herlina, S.I.K., M.H  selaku Kapolres memberikan  pencerahan kepada  653 siswa SMK KAL-1 Surabaya terdiri dari siswa kelas X, XI dan XII saat apel pagi yang berlangsung di halaman sekolah (25/07/23).

Kedatangan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Herlina, S.I.K., M.M di dampingi oleh Kapolsek Krembangan Kompol Sudaryanto di terima oleh Kasatdik SMK KAL-1 Munawar, S.Pd yang mana kedatangannya Petinggi Polri di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak ini mulai dari Pos penjagaan sudah di sambut oleh pasukan jajar siswa Paskibra.

Kasatdik SMK KAL-1 Munawar,S.Pd mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang menyempatkan diri untuk memberikan pembekalan kepada siswa SMK KAL-1, harapannya adalah dengan pembekalan dari Kepolisian ini siswanya akan dapat meningkatkan disiplin , dapat  menjaga diri dari pengaruh negatif baik dari medsos maupun  lingkungan khususnya  agar terhindar dari penyalahan narkoba.

Kapolres Pelabuhan  Tanjung Perak AKBP Herlina, S.I.K., M.H selaku Perwira Penerima Apel (Inspektur Upacara) dalam sambutannya  di hadapan seluruh siswa secara tegas menolak kenakalan remaja yang terjadi di medsos, khususnya saling menghujat dengan kalimat-kalimat yang kotor sehingga  dapat menimbulkan rasa kebencian yang akhirnya menimbulkan tawuran sesama pelajar, serta yang tidak kalah pentingnya adalah penyalahgunaan narkoba.

Dua hal ini tentunya akan dapat berakibat fatal, yaitu dapat menghancurkan masa depan mereka sendiri. Untuk itulah bagi siswa SMK KAL-1 yang setiap hari melaksanakan apel pagi sudah menyanyikan lagu Mars Anti Narkoba dari BNN, tentunya hal ini sudah selaras dengan apa yang saya sampaikan, njauhi narkoba , ujarnya.

Tidak ketinggalan kepada bapak/ibu guru,  Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak juga berpesan  agar sering melaksanakan pengecekan terhadap Hand Phone siswa apakah mereka menggunakan dengan benar atau tidak, sehingga  HP tersebut berfungsi untuk pembelajaran di sekolah.

Untuk mencapai keberhasilan di atas / mengurangi kenakalan remaja, khususnya siswa di SMK KAL-1 para guru dapat melakukan pencegahan dengan  fokus pada  pendidikan dan masa depan, memantau aktivitas siswa di medsos, memberikan batasan-batasan di medsos dan di lingkungan tempat tinggal, memberikan kesibukan siswa dengan kegiatan yang positif semisal ekstrakurikuler dan memberi bekal pendidikan agama yang memadai.

Pada sesi akhir dalam sambutannya Kapolres mengajak : “Bersama Polisi dan Bapak ibu Guru ”  : mari kita memberikan kontribusi Indonesia Emas 2045 yang mana generasi saat inilah yang nantinya akan menjadi Pemimpin masa depan.

(yht/dar)

Related Posts